Channa Andrao, Asal-Usul dan Perawatan

Channa andrao adalah salah satu jenis dwarf snakehead atau gabus kerdil karena ukuran tubuhnya yang mini. Andrao dewasa ukuran maksimalnya hanya sekitar 13 cm saja, hampir seukuran dengan Channa bleheri.

Channa andrao memiliki warna sirip biru dengan badan gelap bercorak kemerahan. Channa ini dapat dipelihara di akuarium ukuran kecil karena tubuhnya yang mini.

Channa andrao
Channa andrao

Asal-Usul Channa Andrao

Channa andrao ini adalah ikan asli India yang hidup di sekitar sungai brahmaputra. Tempat asal hidupnya memiliki iklim tropis dengan curah hujan tinggi seperti Indonesia. Oleh karena itu channa ini bisa beradaptasi dan cukup mudah berkembangbiak di akuarium.

Channa ini pertamakali dideskripsikan oleh Ralf Britz pada tahun 2013 dan nama andrao diberikan untuk menghargai Andrew Rao, seorang ahli ikan di India. 

Sejak itu channa ini mulai diminati oleh penghobi ikan hias dan dipelihara dalam akuarium. Awalnya pasokan Channa andrao di pasar hanya mengandalkan tangkapan alam, namun saat ini sudah banyak breeder yang berhasil membudidayakan ikan ini.

Perawatan Channa Andrao

Karena ukuran tubuhnya kecil, channa ini dapat dipelihara dalam akuarium yang relatif kecil. Ukuran minimal akuarium andrao yang disarankan adalah 50 x 30 cm untuk seekor andrao.

Sama seperti jenis gabus kerdil lainnya, andrao dewasa ini dapat dipelihara dalam kelompok lebih dari 5 ekor. Namun bila dipelihara hanya 2 atau 3 ekor saja mereka kadang menjadi teritorial dan menyerang sesamanya.

Di akuarium channa andrao dapat diberi makan ikan kecil, cacing, ulat hongkong, jangkrik kecil, atau pelet apung. Karena tubuhnya dominan biru maka pelet yang baik untuk ikan ini adalah jenis Premium Blue yang mengandung pigmen biru.

Channa ini dapat dipelihara dalam akuarium polos dengan dasar pasir malang ataupun akuarium dengan hiasan tanaman air. Karena termasuk ikan karnivora mereka tidak akan merusak tanaman yang ada di dalam akuarium.

Baca juga : Harga Channa Limbata atau Gachua

Channa andrao jantan memiliki tubuh gelap dengan sirip biru yang lebar

Membedakan Jenis Kelamin Channa Andrao

Jenis kelamin andrao bisa dibedakan dengan melihat pola warna dan postur tubuhnya.

Andrao betina cenderung memiliki postur tubuh yang lebih besar dibandingkan jantan. Badan betina lebih berisi karena menyimpan telur dan lemak di dalam tubuhnya. Sebaliknya andrao jantan memiliki tubuh yang lebih langsing dibandingkan betina.

Ikan betina memiliki warna tubuh lebih terang dengan pola-pola merah yang lebih jelas. Sirip betina tidak terlalu biru dan ukurannya tidak terlalu lebar. Sedangkan jantan memiliki tubuh yang gelap cenderung kehitaman dengan sirip yang berwarna biru tua. Sirip si jantan juga relatif lebih lebar dari betina.

Channa andrao betina
Channa andrao betina memiliki tubuh terang dengan sirip tidak terlalu lebar dan pucat

Mengawinkan Channa Andrao

Untuk mengawinkan kita harus memiliki 2 ekor ikan yang sudah berpasangan. Biasanya untuk mencari pasangan ini, kita terlebih dahulu harus memelihara banyak andrao dalam satu akuarium kemudian biarkan mereka mencari pasangannya sendiri. Bila sudah memiliki pasangan biasanya mereka akan menjauhkan diri dari kumpulan ikan lain dan lebih banyak berenang bersama pasangannya.

Setelah terbentuk pasangan seperti ini, kita bisa memisahkan pasangan yang terbentuk dan dipindah pada akuarium perkawinan. Namun bila cara ini terlalu sulit dan ribet dilakukan bisa dengan membeli pasangan yang sudah terbentuk dari penghobi lain.

Bila sudah datang waktu kawin jantan dan betina akan saling bergumul dan saling membelit untuk kawin. Setelah telur dibuahi, ikan jantan akan menyimpan telur di mulutnya hingga menetas. Telur akan menetas 3 hingga 5 hari tergantung suhu udara, semakin hangat suhu semakin cepat telur menetas.

Anak-anak yang baru menetas akan dirawat jantan di dalam mulutnya sampai beberapa waktu. Andrao betina akan menghasilkan telur steril yang digunakan untuk memberi makan anak-anaknya yang baru menetas.

Menurut seorang breeder yang sudah berpengalaman, untuk memicu Channa andrao kawin dapat dilakukan dengan cara meningkatkan suhu air sedikit dan berhenti melakukan perawatan akuarium seperti membersihkan kaca atau mengganti air.

Channa andrao termasuk jenis yang mudah dirawat dan tidak rewel. Dengan perawatan yang baik ikan ini akan menghasilkan warna yang semarak dan indah dipandang dalam akuarium.

Semoga bermanfaat.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Channa Andrao, Asal-Usul dan Perawatan"

Post a Comment